BREAKING NEWS
Loading...
Komunitas Blogger Indonesia

Sebuah komunitas yang mewadahi para blogger dari seluruh Indonesia.

"Kegiatan Positif"

Komunitas ini diisi oleh berbagai kegiatan positif dalam menjelang era digital 4.0.

Pelatihan

Kami sering mengadakan berbagai pelatihan-pelatihan, baik tatap muka maupun via online.

Pemberdayaan

Bagi Anggota yang berbakat dan aktif dalam komunikasi antar anggota akan mendapatkan pemberdayaan khusus.

Semuanya Belajar

Semua anggota dan pendiri terdiri dari kita yang masih dan akan terus belajar dari sesama.

Semangat Nasionalisme

Komunitas Blogger Indonesia memiliki misi memberdayakan SDM dan mempromosikan SDA yang ada di Indonesia.

Anggota Banyak

Anggota Resmi yang telah mendaftar merata dari ujung ke ujung pulau di Indonesia.

Menjalin kekerabatan

Menjalin kekerabatan sambil belajar antar Anggota di seluruh Indonesia.

Kabar Kami

Dunia Blogger

Tips Blogging

Tutorial Blogging

Anggota Resmi

Info Indonesia

Fakta

Malikah Najibah, Mahasiswi Cantik ITB yang Punya Hobi Rebahan Berhasil Dapat Beasiswa di Korea


Komunitas Blogger Indonesia (KBI) - Siapa sangka seorang Malikah Najibah, mahasiswi Intitut Teknologi Bandung (ITB) ini berhasil lulus cum laude dan mendapatkan beasiswa dari Korea Institute of Science and Technology (KIST) dengan beasiswa penuh untuk jenjang pendidikan S2, hingga saat ini dia telah mendaftar pada jenjang S3. Nama Malikah menjadi viral setelah kisah hidupnya dimuat pada salah satu kanal youtube dan media online nasional. 

Ada yang unik dari Malikah Najibah. Di suatu kesempatan, saat wisuda, rektor ITB sempat membacakan kesan dan pesan mahasiswa-mahasiswi selama berkuliah di ITB. Saat itu rektor ITB membacakan hobi Malikah yaitu rebahan. Mendengar hobinya rebahan, sontak membuat para wisudawan dan tamu turut tertawa. 

Malikah memang dikenal cerdas sejak sekolah. Saat masih SD, SMP, hingga SMA, seringkali Malikah meraih juara 1 di kelas. Hingga akhirnya lulus kuliah di ITB berhasil mendapatkan predikat nilai cum laude. Malikah terobsesi dengan jurusan teknik, sebab dia tertarik dengan dunia industri karena salah satu alasannya sering kali dia menonton acara televisi Laptop Si Unyil.

Unik ya? Hobi rebahan, suka acara Laptop Si Unyil tapi sangat berprestasi. Sukses buat Malikah Najibah. Ayo buat yang lain, sahabat Komunitas Blogger Indonesia, semangat ya dalam belajar di sekolah maupun kampusnya. Siapa tau bisa berprestasi juga seperti Malikah.

Tempe Mendoan Digemari Sampai Australia, Katanya Enak dan Bikin Kenyang Kayak Daging


Komunitas Blogger Indonesia (KBI) - Siapa sih yang nggak kenal sama tempe mendoan? hmm apalagi di nikmati pas cuaca mendung-mendungnya dan dia lagi dingin-dinginnya hehe

Tempe yang diolah dengan balutan tepung ini berasal dari Kabupaten Banyumas Jawa Tengah. Berasal dari kata 'Mendo' yang artinya setengah mateng.

Mendoan dibuat dari tempe khusus yang lebar dan tipis tapi bukan dari tempe yang diiris tipis-tipis lho yah...

Bumbunya juga gampang banget, cuma pake kemiri, ketumbar, bawang putih, dan garam semuanya di alusin.

Dengan kelezatan tempe mendoan ini, ternyata warga Australia ikut suka alias penggemar mendoan lho..

Akhir pekan kemarin, waktu ABC Indonesia berkunjung ke pasar bulanan yang namanya Veg Out St Kilda Farmer's Market di Pantai St Kilda, salah satu dagangan yang ditawarkan adalah tempe.

Dengan mengambil lokasi di ujung sudut pasar, pasangan Sugeng dan Sinta Santoso mendirikan stan lengkap dengan kompor dan alat penggorengan.

Puluhan warga Australia mengantri untuk membeli tempe mendoan yang masih hangat dan pas untuk dinikmati dengan cuaca Melbourne yang sedang dingin pagi itu.

Sinta Santoso dan suaminya Sugeng sudah 15 tahun menjual tempe goreng di pasar hasil pertanian di Australia

Dua di antara puluhan pembeli ini adalah Sue dan Clare Hedges, yang beli sembilan tempe goreng untuk dibagiin ke keluarganya di rumah.

"Kami suka sekali dan itulah mengapa kami mau datang pagi-pagi ke pasar ini untuk membelinya," kata Clare kepada Natasya Salim dari ABC News.

"Tempe ini mengenyangkan, dan apalagi karena digoreng, rasanya makin enak."

Clare dan ibunya, Sue mengaku jika mereka adalah vegetarian dan menjadi salah satu alasannya untuk mengkonsumsi tempe karena kandungan protein yang tinggi.

"Tempe punya protein sehat yang mudah dicerna," kata Sue, yang juga membeli tempe yang udah di bumbui, sehingga membuatnya lebih mudah untuk memasaknya.

"Biasanya kami mencampur tempe dengan sayur-sayuran, karena tempe sifatnya mengenyangkan dan sebagai produk fermentasi rasanya enak."

Hafidh, Seorang Wibu Peraih Nilai UNBK 100 untuk Semua Pelajaran


Komunitas Blogger Indonesia (KBI) - Ananda Hafidh Rifai Kusnanto masih tak percaya kalau dirinya memperoleh nilai sempurna di ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Siswa XII IPA 6 SMAN 4 Surakarta, Jawa Tengah, itu meraih nilai rata-rata 100.

Hasil ujian nasional diumumkan pada Senin ( 13/5). Saking senangnya, Hafidh mengunggah surat hasil ujiannya ke Facebook dan Instagram miliknya. Dalam surat itu, Hafidh mendapat nilai 100 untuk empat mata pelajaran yang diujikan. Yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Fisika.

Kepada kami, Hafidh dengan enteng menyebut bahwa dirinya tak pernah mengikuti bimbingan belajar. Selama ini, remaja berusia 17 tahun itu juga tak pernah menonton televisi. Baginya, melahap pelajaran itu amat menyenangkan.

“Ya (resepnya) belajar yang rajin dan rutin,” kata Hafidh saat dihubungi via sambungan telepon, Selasa (14/5).



Anak pertama pasangan suami istri, Ahmad Kusnanto (almarhum) dan Supadmi, itu pada tahun 2017 berhasil meraih medali perak di Olimpiade Sains Nasional (OSN) untuk Lomba Astronomi. Hafidh memang begitu menyukai dunia fisika yang banyak hitungan matematis di dalamnya.

Hafid juga bukanlah berasal dari keluarga kaya. Ibunya, Supadmi, merupakan penjual mainan anak-anak di lingkungan SD. Hafid pun sudah terbiasa hidup dalam penuh keterbatasan ekonomi.

“Ibu senang dan bangga,” katanya.


Meski rajin belajar, Hafidh mengaku tak kehilangan dunia remajanya. Itu karena, acara hiburan yang dia senangi adalah anime. Di sela-sela kesibukannya belajar itulah Hafidh masih menyempatkan nonton anime di YouTube.

“(Kalau saya dipanggil) wibu enggak masalah,” katanya sambil tertawa

Wibu sendiri merujuk pada orang-orang yang suka terhadap budaya Jepang. Saking sukanya, Hafidh bahkan memasang foto salah satu tokoh anime di Instagram miliknya.

Saat ini, Hafidh sudah diterima di Jurusan Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada. Dia diterima di jurusan itu melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) dengan beasiswa Bidikmisi.



Supadmi (50), ibu Ananda Hafidh Rifai Kusnanto (17), tak menyangka nilai ujian nasional berbasis komputer (UNBK) anaknya bisa sempurna. Hafidh merupakan siswa kelas XII IPA 6 SMAN 4 Surakarta yang sedang viral lantaran memperoleh nilai rata-rata 100 untuk setiap mata pelajaran.

Setelah sempat ragu, Supadmi baru percaya anaknya benar ketika dia melihat surat hasil ujian nasional (SHUN) sementara. Di situ, tertulis bahwa mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Fisika, dan Bahasa Inggris anaknya memperoleh nilai 100.

"Saya itu antara percaya dan tidak percaya melihat hasil UNBK ini. Saat uji coba UNBK nilai rata-rata empat mapel itu hanya 85. Itu pun sudah terbaik di SMAN 4 Solo," ujar Supadmi di rumahnya Dukuh Wirogunan RT 02 /RW 03, Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (14/5).


Dia mengatakan, sejak SD kelas I sampai kelas VI, anak pertama dari empat bersaudara itu sudah mulai menunjukkan kepintarannya dengan mendapatkan ranking satu di sekolah.

"Saya setiap hari hanya bekerja jualan mainan anak-anak di SDN Pucangan kompleks Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, Kabupaten Kartasura, Sukoharjo, Jalan Solo-Yogyakarta," kata dia.


Hasil jualan mainan tersebut, kata dia, hanya mampu membawa uang senilai Rp 50.000 per hari. Pendapatan bersih hanya Rp 30.000. Sisanya untuk modal jualan lagi. Uang senilai Rp 30.000 itu hanya cukup untuk makan sehari bersama lima keluarga.

Untuk kebutuhan hidup lain, Supadmi harus meminjam duit ke salah satu koperasi yang ada di dekat rumahnya.

"Saya terpaksa harus gali lubang tutup lubang untuk membiayai sekolah keempat anak. Langganan pinjam uang saya adalah di koperasi pertanian Desa Gumpang. Sekali ambil pinjaman senilai Rp 1,5 juta. Itu pun pelunasannya sampai setahun," ujar dia.

Selain meminjam uang di koperasi, dia juga meminjam uang tabungan milik ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RT setempat. Sekali utang senilai Rp300.000. Besaran bunga uang pinjaman sebulan Rp10.000 per tiga bulan.

"Rumah saya ini berukuran 2 meter x 8 meter masuk RTLH (Rumah Tidak Layak Huni). Ini pun rumah warisan," kata dia.

Ia mengaku setiap pagi harus mengantarkan empat anaknya itu ke sekolah. Paling jauh mengantarkan Hafidh ke SMAN 4 Solo yang jaraknya sekitar 4 km dari rumah. Setelah itu baru mengantarkan ketiga anaknya, Elfrida (15) di SMAN 1 Kartasura, Raditya (10) di SDN 4 Pucangan Kartasura, dan Qonita (7) SDN MIM PK Wirogunan.

"Saya harus banting tulang sendiri menyekolahkan keempat anak setelah suami (Amat Kusmanto) meninggal dunia 2016 diusia 45 tahun," kata dia.

Yogi Ahmad buat Kagum Para Pakar Matematika Dunia !

Komunitas Blogger Indonesia (KBI) - Orang Tasikmalaya ini berhasil memecahkan rumus matematika Persamaan Helmholtz yang membelenggu para pakar ilmu pengetahuan dan teknologi selama 30 tahun tak seorang pun mampu memecahkannya.

‘’Banyak pakar yang menghindari penelitian untuk memecahkan rumus Helmholtz ini karena memang sangat sulit dan rumit,’’ kata sarjana yang cum laude S1 dan S2 di ITB ini.

Ketika beliau melanjutkan S3-nya di Belanda, dosen penerbangan dari ITB ini, tertantang oleh perusahaan minyak Shell yang minta bantuan DUT (Delft University of Technology) untuk memecahkan rumus Helmholtz.

Setelah mengadakan riset dengan menghabiskan dana sekitar 6 milyar yang dibiayai Shell, berkat kejeniusannya akhirnya rumus itu mampu beliau pecahkan, yang mencengangkan dunia iptek, dan mendapat ucapan selamat dari universitas di eropa, israel dan amerika.

Berdasarkan hasil temuannya ini membuat banyak perusahaan minyak dunia sangat senang dan meminta bantuannya. Pasalnya, dengan rumus itu mereka dapat 100 kali lebih cepat dalam menemukan sumber minyak di perut bumi melalui gelombang elektromagnetik yang dipantulkan dari perut bumi dengan akurasi yang sangat tinggi.

Andai saja Yogi mau mematenkan hasil temuannya, mungkin ia akan mendapat uang yang sangat besar. Tapi ilmuan muda bernama lengkap Yogi Ahmad Erlangga menolaknya termasuk menamakan temuannya itu dengan ERLANGGA EQUATION. Mematenkan temuan ini justru akan menghambat perkembangan ilmu pengetahuan selanjutnya. Thesis S3 yang disusun di Jurusan Matematika kampus yang sama di Delft, terpilih sebagai thesis terbaik di Belanda oleh MNC

“Saya ingin temuan ini dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena itu hak manusia. Hak ini bisa dijamin jika ilmu dimiliki publik dan bersifat open source,” kata Yogi merendah.

Industri yang bisa mengaplikasikan rumus ini antara lain industri radar, penerbangan, kapal selam, penyimpanan data dalam blue ray disc (keping DVD super yang bisa memuat puluhan gigabyte data), dan aplikasi pada laser, serta ilmu lainnya yang berkaitan dengan gelombang elektromagnetik.

Buku mengenai persamaan Helmholtz yang dibuatnya saat masih di Belanda pun, laris manis dalam waktu singkat. ‘’Tinggal satu (buku) dan saya tak punya fotokopinya lagi.’’

Khusus untuk ITB, sambung pria kalem kelahiran Tasikmalaya 8 Oktober 1974, obsesinya adalah ingin ITB bisa lebih besar lagi.
Minimal, ITB menjadi perguruan tinggi terbesar dan berpengaruh di Asia. Karena, kalau hanya terbesar di Indonesia saja, sejak dulu juga sudah begitu serta ingin melihat bangsa Indonesia maju dihormati bangsa lain.

‘’Saya pun masih memiliki obsesi pribadi. Keinginan saya adalah ingin melakukan penelitian tentang pesawat terbang yang menjadi spesialisasinya Aeronotika dan Astronotika, perminyakan, dan biomekanik,’’ kata pemenang penghargaan VNO-NCW Scholarship dari Dutch Chamber of Commerce itu yang punya kebiasaan shalat lima waktu di masjid.

Dr. Yogi Ahmad Erlangga, sekarang Dosen di Alfaisal University, Riyadh, Arab Saudi ini mendapat julukan Habibie Muda karena penemuannya yang spektakuler di bidang matematika. Kehadiran Dr. Yogi Ahmad Erlangga yang bersedia berkarya di Alfaisal University, Riyadh, Arab Saudi juga merupakan kebanggan tersendiri bagi Kedutaan Besar Indonesia di Arab Saudi.

Dulu, BJ Habibie menemukan rumus yang mampu mempersingkat prediksi perambatan retak hingga mendapat julukan Mr. Crack. Banyak industri penerbangan di berbagai negara memakai rumus penemuan Habibie tersebut, termasuk NASA di Amerika, kini, Dr. Yogi Ahmad Erlangga meneruskan kehebatan Habibie dengan menemukan dan memecahkan rumus persamaan Helmholtz.

Selamat kang Yogi dan Jayalah Indonesia

Ditulis oleh : Yudi Andreas

Heboh ! Pria Berwajah Pas-Pasan Nikahi Bule Cantik



Komunitas Blogger Indonesia (KBI) - Anda pasti tidak percaya. Seorang pria asal Sumatera bernama Bayu dengan wajah pas-pasan menikahi seorang gadis bule cantik.

Sabtu, 8 Agustus 2015 lalu, menjadi momen yang tak akan dilupakan Bayu Kumbara. Akun media sosial miliknya, Facebook dibanjiri ucapan selamat menikah dan berbahagia. Ya, di hari itu dia akhirnya bisa menikahi wanita yang diidamkannya.

Wanita pujaan hati lulusan Antropologi, Universitas Andalas, itu bernama Jennifer Brocklehurst. Jennifer merupakan wanita asal Bridgewater, Britania Raya.

Di laman tilt.com, Jen, panggilan akrab Jennifer, menulis kisah pertemuan mereka. Saat itu Jen, melakukan liburan ke Sumatera di bulan Januari. Dalam liburan di Pulau Sumetra itu dia bertemu dengan Bayu. Lambat tapi pasti, cinta mereka terjalin.

Tetapi, Jen menuturkan akan ada kendala yang dihadapinya. Bukan mengenai adat atau bahasa, melainkan biaya pernikahan.

Sebab, Jen mesti mendatangkan orangtuanya ke Padang untuk menyaksikan putrinya.

Untuk itu, Jen menuliskan bantuannya di laman tilt.com. Dia menargetkan biaya 2500 poundsterling (Rp. 52 juta) untuk biaya perjalanan orang tuanya dari Inggris ke Indonesia. Tetapi, hingga pernikahannya donasi yang masuk kepada dara cantik itu hanya 1000 poundsterling (Rp. 21 juta).

Meskipun begitu, pernikahan keduanya tidak terhenti. Kedua orang itu akhirnya menikah. Dalam foto-foto yang diunggah di sosial medianya, Facebook, wajah lucu Bayu dan cantiknya Jen, mengembang. Selamat ya!!...

Fakta Unik Tentang Fatamorgana


Komunitas Blogger Indonesia (KBI) - Fatamorgana adalah pembiasan cahaya melalui kepadatan yang berbeda, sehingga bisa membuat sesuatu yang tidak ada menjadi seolah ada. Fatamorgana ini merupakan sebuah fenomena dimana optik yang biasanya terjadi di lahan yang luas seperti padang pasir atau padang es.

Fatamorgana berasal dari nama seseorang yang bernama Faye le Morgana, orang tersebut adalah saudari dari Raja Arthur, yang memiliki arti seorang peri yang bisa berubah-ubah rupa. Fenomena yang biasa disebut Fatamorgana ini biasa dijumpai di tempat panas dan Gunung Brocken di Jerman.

Fatamoragana ini seringkali terjadi di gurun pasir, fatamorgana menyerupai danau atau air atau kota. Hal ini sebenarnya adalah pantulan dari langit yang dipantulkan oleh udara panas. Udara panas ini berfungsi sebagai cermin.

Fakta Unik Tentang Angka Bilangan Di Indonesia


Komunitas Blogger Indonesia (KBI) - Ternyata angka atau bilangan dengan menggunakan bahasa indonesia memiliki struktur atau pola yang unik dan mungkin tidak akan pernah ditemukan di negara lain. Setiap negara pasti memiliki penyebutan sendiri untuk angka-angka dari sampai sepuluh. Misalnya penyebutan angka tiga, ada yang menyebutnya tri, three, san, tolu, dan lain sebagainya.

Bahkan jika ada yang masih ingat angka-angka tersebut dalam bahasa daerah masing-masing dari satu sampai sepuluh maka ada angka yang penyebutannya sama dan ada pula yang berbeda dengan Bahasa Indonesia. Itu semua tergantung dengan enaknya di lidah atau di telinga.

Berikut saya bukan mengajarkan anda berhitung tetapi coba cermati deretan angka-angka di bawah ini :

1 = Satu
2 = Dua
3 = Tiga
4 = Empat
5 = Lima
6 = Enam
7 = Tujuh
8 = Delapan
9 = Sembilan

Coba anda cermati huruf awal pada angka-angka tersebut. Ternyata setiap angkanya pasti mempunyai pasangan. Dan bila kedua pasangan ini dijumlahkan pasti hasilnya sepuluh. Contohnya Satu dan Sembilan mempunyai huruf awal yang sama dan bila dijumlahkan hasilnya sepuluh.

Begitu juga dengan Dua dan Delapan, Tiga dan Tujuh, Empat dan Enam, dan sampai dengan angka Lima. Lima bila dijumlah dengan dirinya sendiri hasilnya juga sepuluh.

Tidak hanya itu, ternyata huruf awalnya juga berperan pada bilngan tersebut. Satu dan Sembilan memiliki huruf awal yang sama yaitu S, entah secara kebetulan atau yang laiinya huruf S berada pada urutan ke 19 dari huruf alpabet. Angka Satu dan Sembilan bila untuk mencari rata-rata dan dijumlahkan kemudian kemudian dibagi dua maka hasilnya adalah 5. Bentuk angka 5 sangat identik dengan huruf S.

Kemudian Dua dan Delapan juga memiliki huruf awal yang sama yaitu  D. Bila delapan dibagi dua maka hasilnya adalah empat. Huruf D ada pada urutan keempat dalam huruf alpabet.

Kemudan Empat dan Enam juga memiliki huruf awal yang sama yaitu E. Huruf E berada pada urutan kelima. Lima berada diantara Empat dan Enam.

Sedangkan angka Lima sendiri huruf awalnya adalah L. Dimana huruf L digunakan untuk simbol angka lima puluh pada perhitungan Romawi.

Lalu bagaimana dengan Tiga dan Tujuh? Untuk mencari pembenarannya ternyata masih susah. Ditambah, dikurang, dibagi, dan dikali ternyata masih belum ketemu. Tiga dikali tujuh hasilnya 21, kelebihan satu angka untuk huruf T, sedangkan huruf T adalah urutan ke 20 dalam alpabet.

Ternyata pembenaran ini tidak menggunakan matematika. Kalian cukup menulis huruf T kecil (t) dikertas kemudian putar kertasnya 180 derajat maka kalian bisa melihat angka tujuh dengan jelas dikertas itu. Lalu bagaimana dengan angka tiga? Tulis huruf T besar dikertas kemudian gunakan font Times New Roman kemutian putar 90 derajat ke kanan searah jarum jam. Yeeaaaay.... Kalian pasti bisa melihat angka tiga dengan jelas. Meskipun sedikit mancung..

Struktur atau pola ini ternyata hanya bisa ditemukan di Indonesia saja. Meskipun Malaysia juga memakai bahasa yang sama dengan Indonesia, tetapi ada sedikit perbedaan dalam penyebutannya. Indonesia Delapan Malaysia Lapan.

Top